TERUSLAH MENEBAR KEBAIKAN

 


Kebiasaan berbuat kebaikan telah diajarkan kepada kita semua semenjak masa kecil oleh para orang tua, guru, dan bahkan agama di seluruh alam semesta ini, namun makna kebaikan mungkin berbeda bagi setiap orang. Baik menurut persepsi kita, belum tentu baik menurut orang lain. Maka, dalam pandangan manusia, kebaikan itu sangat relatif dan bisa  situasional-kondisional.

Pada dasarnya berbuat kebaikan merupakan suatu bentuk kasih sayang serta kepedulian kepada sesama dan lingkungan. Jika hal tersebut dilakukan secara berkala, maka kita dapat merasakan berbagai manfaat yang baik untuk kenyamanan tubuh, jiwa dan batin. Disaat kita akan berbuat kebaikan tentunya dibutuhkan perjuangan tidak cukuphanya dengan niat semata, melainkan perlu usaha keras untuk mewujudkannya yang kadang sering berbenturan dengan keinginan pribadi kita. Oleh karena itu kita harus mampu mengalahkan sifat ananiyah (ego), karena apa? karena perbuatan baik itu balasannya sangat baik dan besar di sisi Allah SWT. Mari menjadi orang baik “di mata” Allah SWT., yang dimulai dengan mengokohkan keimanan, mengendalikan nafsu amarah dan meneguhkan tekad untuk istiqomah di dalamnya. Berbuat baik bukan untuk dipuji dan disanjung, tapi untuk meraih ridho dan rahmat-Nya.

Dengan berbuat kebaikan justru kita akan mendapatkan manfaat yang sungguh luar biasa, diantaranya mengatasi stress yang dialami akibat tekanan keluarga, teman, lingkungan pekerjaan maupun himpitan ekonomi. Memperkuat hubungan sosial yang mana bisa mulai dengan melakukan hal sederhana seperti tersenyum, berterima kasih untuk bantuan kecil, hingga menyapa. Memperbaiki kesehatan tubuh yakni membantu organ di dalamnya bekerja lebih baik dan tidak mudah sakit. Memberikan efek domino pada lingkungan, sehingga kebaikan kita yang telah kita tebar dimanapun akan kembali kepada kita walaupun memalui cara yang berbeda. Melindungi diri dari pengaruh negatif, hal ini disebabkan karena sudut pandang kita saat melihat suatu permasalahan berubah menjadi tantangan yang mesti diselesaikan, dan cara inilah yang akan membuat kita lebih nyaman dalam menjalani kehidupan.

Setiap kebaikan akan menularkan kebaikan-kebaikan yang lainnya. Oleh karena itu berbuat baiklah kepada semua orang meskipun orang itu menyebalkan dan tidak respeks lagi dengan kita. Dan Allah SWT berfirman dalam surah al-Isra:7. “ Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri”.

Pernyataan di atas seakan mengingatkan kita semua, agar berhati-hati dalam menjalani hidup. Intinya, selalulah berbuat baik. Alangkah eloknya hidup ini, jika tangan kita pendek untuk membalas kebaikan seseorang, maka mari panjangkan lisan kita untuk selalu mendoakannya dalam kebaikan.

1 Komentar

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama