Petir adalah gejala alam yang terjadi pada saat hujan turun. Itu terjadi karena terdapat awan muatan positif dan negatif, akibatnya terdapat perbedaan potensial yang besar dan mengakibatkan pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi. Petir seringkali menyambar terhadap struktur bangunan yang lebih tinggi. Untuk itu, jika ada bangunan pencakar langit atau rumah yang lebih tinggi dari rumah lainnya, maka perlu dilindungi oleh penangkal petir. Meski terkesan menakutkan, petir itu menghasilkan nitrat yang dibawa oleh hujan yang bagus buat tumbuhan, petir juga menghasilkan ozon untuk menutupi sinar ultraviolet. (https://www.itb.ac.id/.../mengenal-petir-dan-manfaatnya...).
Barangkali, seperti itu pula konsep rezeki yang turun ke bumi. Ada pihak atau person yang berposisi semacam bangunan tinggi atau pencakar langit, yang mudah sekali mendapat aliran rezeki. Namun ada pula pihak yang sepertinya sulit sekali mendapatkan aliran rezeki secara langsung dari hasil keringatnya sendiri.
Seperti halnya petir yang menyambar bangunan tinggi. Agar petir tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan tersebut, harus segera disalurkan ke bumi (grounding). Demikian pula halnya rezeki yang menghampiri pihak-pihak yang berkarakter ‘bangunan tinggi’, agar tidak menimbulkan kerusakan, harus segera disampaikan ke bumi yakni orang-orang yang membutuhkan.
Jadi, jika saat ini kita merasakan betapa mudahnya mendapatkan rezeki, barangkali memang saat ini kita sedang dalam posisi ‘tinggi’ sehingga ‘sambaran rezeki’ lebih mudah sampai ke kita. Namun ingat….ini adalah titipan lhoooo….ada bagian orang lain yang harus segera disalurkan. Bagian orang-orang yang belum memiliki akses secara langsung untuk menerima ‘sambaran’ tersebut. Allah SWT sedang memilih kita untuk menjadi ‘instalasi penghantar’ rezeki bagi orang-orang tersebut.
Proses penyaluran energi tersebut biasa kita kenal dengan ZAKAT, INFAQ, SHADAQAH dan WAKAF (ZISWAF).
Bagaimana jika instalasi tersebut enggan menjadi penghantar yang baik? Jangan salahkan bila energi yang sangat besar tersebut justu akan menghancurkan ‘sang instalasi yang terpasang’.
Ayo Berzakat,
Ayo Berinfaq,
Ayo Bershadaqah,
Ayo Berwakaf.
Wallahu a’lam bishawab
Posting Komentar